Informasi
Kunjungan Komisi X DPR RI ke Bapusip Bali
Sel, 12/20/2011 - 08:58 — admin
Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Bali. Rombongan DPR RI yang membidangi pendidikan berjumlah 12 orang dipimpin oleh ketua rombongan, Prof. DR. H. Mahyudin, MS. Berkaitan dengan tugasnya di bidang pendidikan rombongan Komisi X ini mengunjungi perpustakaan yang ada di daerah Bali.
Perpustakaan yang dikunjungi meliputi ; perpustakaan Desa Serangan, Sidakarya, Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali, SMAN 6 Denpasar, dan Universitas Udayana. Kunjungannya pada Selasa (20/12-2011) di Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali rombongan Komisi X DPR RI diterima langsung oleh Kepala Bapusip Bali, Ni Luh Putu Praharsini, SH. Dalam kunjungannya Komisi X langsung melakukan peninjauan ke lokasi bagian layanan. Yang menarik bagi mereka di layanan Bapusip Bali adalah perangkat digitalisasi naskah dan buku. Semua isi naskah dan buku bisa direkam dan dipublikasikan untuk kepentingan semua pengunjung.
Bagian lain yang menjadi sorotan salah satu anggota Komisi X, Bapak Dedi Gumelar bahwa yang terpenting saat ini adalah masalah bidang pernaskahan. Di mana naskah yang mengandung nilai budaya daerah perlu diberdayakan dan diselamatkan, karena naskah kuno ini dapat dijadikan referensi dalam penyusunan buku oleh pengarang lokal yang ada di setiap daerah. Dengan referensi catatan dan tulisan yang dapat dipercaya akan menghasilkan tulisan maupun buku yang kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan.
Hal lain Dedi Gumelar juga berharap pihak perpustakaan agar dapat merangsang para penulis lokal agar terus berkarya dan menulis serta menggairahkan bagi para penerbit. Selain itu juga menanyakan jumlah kunjungan yang datang ke Bapusip Bali. Dikatakan oleh Kepala Bapusip Bali bahwa jumlah kunjungan setiap hari rata-rata 300 orang.
Sedangkan salah satu rombongan Komisi X dari PDI Perjuangan mengatakan bahwa bila ada permasalahan berkaitan dengan perpustakaan diharapkan agar cepat dilaporkan. Pernyataan dari salah satu anggota Komisi X ini menandakan bahwa para wakil rakyat kita mulai perduli dengan perpustakaan dan memberikan lampu hijau terhadap perkembangan perpustakaan ke depan.(sua)


