BAPUSIP BALI GELAR LOMBA PUSTAKAWAN BERPRESTASI TINGKAT PROVINSI BALI

Rabu, 15 Juni 2016

Kegiatan Pemasyarakatan Perpustakaan dan Minat Baca serta Lomba Pustakawan Berprestasi Tingkat Provinsi Bali digelar sehari pada hari ini, Rabu (15/6) bertempat di Hotel Puri Nusa Indah, Jalan Waribang No. 99 Denpasar.

Lomba dibuka oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan, Kesejahteraan Rakyat, Drs. Ketut Wija, MM mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali dalam sambutannya mengatakan profesi pustakawan tidak jauh berbeda dengan guru karena keduanya bertujuan untuk mengedukasi serta mendidik. Yang terpenting menurut wija seorang pustakawan harus menanamkan rasa kecintaan pada profesi. Karena dengan cinta profesi akan dapat membangkitkan semangat untuk berinovasi dan kreativitas dalam melaksanakan tugas. Hal ini sesuai dengan tema lomba : “Melalui Lomba Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Provinsi Bali Kita Ciptakan Pustakawan Sebagai Profesi Yang Dapat Dibanggakan”. Selain itu seorang pustakawan diharapkan selalu bertindak dengan sabar dan penuh sopan santun, murah senyum, melayani dengan baik setiap pengunjung. Oleh sebab itu pustakawan sebagai profesi khusus memegang peran penting dalam pendayagunaan fungsi perpustakaan sebagai tempat pembelajaran yang baik dan nyaman.

Lebih-lebih dengan kemajuan teknologi sekarang ini perpustakaan tidak lagi dipandang sebagai tempat pembuangan karena perpustakaan sebagai tempat pendidikan dan dianggap sebagai jantungnya pendidikan sehingga selayaknya perpustakaan dibuat dengan baik agar pembaca merasa nyaman.

Selanjutnya Wija mengatakan terkait dengan pemasyarakatan perpustakaan dan meningkatkan minat baca bisa ditempuh dengan melaksanakan berbagai macam lomba dan meningkatkan layanan terhadap pengunjung perpustakaan. Menurutnya indikator peningkatan minat baca berhasil apabila minat baca masyarakat meningkat.

Di sisi lain Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip (BAPUSIP) Provinsi Bali, Luh Putu Haryani, SE., MM mengatakan lomba pustakawan se-Bali diikuti oleh 54 orang peserta dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan dan pengetahuan yang telah dimiliki serta memotivasi semangat kinerja para pustakawan. Bagi pustakawan yang memperoleh juara pertama akan dikirim mewakili Bali ke tingkat nasional. (Humas)